Blogger Tricks

Archive for March 2015

Pedekate.

Pendekatan.
Hal yang biasanya tersulit untuk dilakukan.

Mau pendekatan buat jadian, apa pendekatan agar tanggal tua bisa ngutang, atau pendekatan ke menteri pendidikan agar diluluskan UN.

Semuanya, sama-sama susah.
Susah.
Susah.
#terngieng-ngieng kata susah di kepala...... 😂

Dimana-mana untuk mendekat itu butuh kesabaran dan waktu yang tepat. Terlalu cepat mendekat, gagal. Karena capek duluan, dan keburu risih duluan. Terlalu lama mendekat, gagal. Karena ketinggalan bis duluan, keburu diambil orang tempat duduknya.
Kecepetan dateng juga, bau badan. Risih si doi deketinya. Kelamaan dateng, dia bisa bosan karena kelamaan menunggu. (iye juga kalo die nunggu....)

Kehati-hatian juga perlu. Kecepatan, bisa kesandung batu, jatoh, mati. Kelamaan, keburu ditinggal (lagi).

#NP And I Love Her, Passenger.
Haha njir lagunya..... -_-

"She's as new as the springtime,
Strong as autumn blows
Warm as the summer
And soft as the snow
She's a thousand miles from here
But she's everywhere I go
Cuz I love her"

Efek kelamaan jomblo nih. Sialan. -_-

1. Jangan terlalu berharap.

Iya. Benar. Dalam pendekatan, jangan berharap terlalu lebih kalau dia bakal menjadi milik lo. Usahakan biasa saja menghadapinya.
Inilah sebab utamanya muncul PHP. Pemberi (dan Penerima...) Harapan Palsu. Karena ke-GR-an, biasanya.

2. Jangan terbirit-birit.

Ah, yang satu ini.
Baru beberapa hari, udah makai emotikon "{}", si emot peluk. Mending kalau diterima itu emotikon. Lha?
Ujung-ujungnya kalo enggak? Si doi keburu risih duluan. Disangkanya kenapa. Gagal deh, pendekatannya.

Santai aja. Pendekatan itu kayak jalan macet. Pelan-pelan tapi pasti.

3. Jangan takut.

Iyash. Don't be scared, just do it. No matter what will happen.
Beberapa orang emang udah terbiasa dengan pendekatan. Namun bagi orang yang sulit untuk mendekat, ini seperti meloncati tebing.
Inti utama dari pendekatan adalah, jangan takut. Meskipun itu takut ditolak, atau takut keburu ilfeel duluan karena salah melakukan sesuatu.

Justru terkadang, melakukan itu akan mengekspos respon dari doi.

"Ngobrol secara langsung bisa membuat lebih dekat dengan lebih mudah".
- kak Andryan, salah seorang senior gue.

Jangan takut akan kehilangan, terutama. Balik ke poin satu, alasannya.

4. Jangan lebay karena enggak kontak.

Ini adalah poin tersulit.
Ketika sedang chat, seringkali dianya hanya read atau readnya lama banget, atau seringnya HPnya mati.

Jangan lebay. Marah-marah sama dia karena hal itu adalah hal bodoh.

Faktornya terlalu banyak. Tapi yang seringnya?
Gangguan operator.
Dianya sibuk.
Dianya emang terbiasa enggak selalu di depan HP.
Lo enggak beruntung karena dia enggan menerima lo.

Sip kan? Sip.

5. Jangan posesif.

Duh. Belum dimiliki aja udah posesif. Kata bang Alitt sih, #poseshit.

Ini adalah yang paling ngeselin. Belum punya aja, udah wajib lapor terus menerus, atau yang lainnya yang engga gue ngerti.

Biasanya, yang posesif bakal terbunuh duluan. Apalagi yang doinya pasif.

Jangan paksa dia, demi keselamatan lo sendiri juga.

That's all thou. Hehe.
Semoga post ini (enggak) bermanfaat bagi yang sedang mendekati tapir liar! :3

Saturday, 28 March 2015

Time of the World

Blogger TemplatesMy Blogger TricksAll Blogger Tricks

Pageviews

Video Bar

Loading...
Powered by Blogger.

- Copyright © Life of a Teenager -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -