Blogger Tricks
Sunday, 7 September 2014

BLilin dan api. Tanpa lilin, gak ada api, gak ada kehidupan. Tanpa api, lilin ada, hidupnya rasanya kayak gak ada guna.

Anggap saja lilin itu elo, dan api adalah "hidup" lo.

Kenapa bisa hampir sama gitu?
Banyak alasannya.

Bisa jadi karena lilin yang sudah dihidupkan itu ditutup oleh semacam pelindung. Lama kelamaan api itu bakal mati, karena tidak adanya oksigen untuk proses oksidasi pembakaran. Sama aja kayak hidup, hidup yang terlalu tertutup bakal jadi hidup yang
... Oke. Lo tau kayak gimana. Udah susah. Kebanyakan iri ini itu.

Lilin juga (harus) selalu hidup. Membuatnya makin lama makin pendek. Terasa seperti hidup lo dari awal sampai akhir bernafas. Api dari lilin juga bisa tertiup dan bergoyang-goyang hingga hampir mati. Seperti rasa keputus asaan.

Lilin ada juga yang jatuh dan (hampir) mati. Seakan seperti lo kena suatu musibah, tapi bisa berdiri lagi. Atau kalau tidak beruntung, meninggal.

Ada juga parafin dari lilin bisa 'digunakan kembali' dengan sumbunya. Tak bertahan lama memang. Sama kayak orang yang pengen hidup di dunia lama-lama meskipun waktunya sedikit.

Anyway, thanks for a bestfriend of mine for a word, 'cande' . Simple, but it inspires me to post this. :D

Dan maaf kalau tulisannya gak sepanjang dulu-dulu. Susah dapat ide dan sekolah baru ini memang sedikit berat. #curcol.

Leave a Reply

Time of the World

Blogger TemplatesMy Blogger TricksAll Blogger Tricks

Pageviews

Video Bar

Loading...
Powered by Blogger.

- Copyright © Life of a Teenager -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -