Blogger Tricks
Thursday, 27 February 2014


Dalam sebuah kehidupan, baik yang bagus, maupun yang buruk, pasti kalian punya yang namanya sahabat. Sahabat adalah teman yang ( terlalu ) dekat dengan lo. Baik yang berlawan jenis, atau sesama jenis. Dan, pasti, banyak dari orang yang memiliki sahabat lawan jenis, dan orang itu memiliki perasaan dengan sahabatnya itu sendiri. Dan, tentunya, pasti banyak yang bingung, apakah dia mau mengungkapkan perasaannya itu, atau hanya dipendam saja demi persahabatannya tetap berlangsung.

Diantara apa kalian mau sahabatan saja, atau mau jadian, memang sulit untuk memutuskannya. Banyak resikonya jika kalian mau mengungkapkan perasaannya, dan banyak sakitnya kalo kalian menahan perasaan itu sendiri.

Jika kalian memilih untuk mengungkapkan perasaan kalian, dan ( jika diterima ) jadian dengan orang itu, enaknya, lo bisa bebas berduaan dengannya, bisa ngasi sesuatu, bisa saling ngomong sayangn, namun kalian akan kehilangan sebuah sahabat. Biasanya, terkadang seseorang yang awalnya dari sahabat menjadi seorang pacar, mereka akan "sedikit" berubah. Seperti, kita gak bisa curhat lagi terlalu terbuka dengannya. Apa itu masalah cewek/cowok lain, apa masalah sekolah. Apalagi, kalau dia sensitif orangnya. Bagi beberapa orang ( yang beruntung ), itu tidak berlaku. Mereka masih dapat saling curhat akan sesuatu, seperti "pacaran seperti sahabatan".

Jika kalian memilih untuk tetap sahabatan dan "menahan" perasaan kalian agar tidak diungkapkan, sakitnya itu, ketika dia curhat akan seorang yang lain yang dia ada perasaan, mending kalau hanya naksir, kalau sayang? Sakitnya bisa dalam, banget. Setiap hari dengar "actual info" tentang doinya dia, dan malah terkadang, kalo ada "bad actual info", ketika sahabat lo itu kesal/badmood sama doinya, hati lo mungkin merasa sedikit lega. Terkadang juga lo akan merasa kasihan sama dia, dan memilih untuk memberi saran, atau hanya mendengarkan ia bercerita. Semua cerita itu terkadang menjadi bor di hati lo, atau justru akan menjadi perban untuk hati lo.

Tapi yang sulit adalah, ketika dia jadian, dan lo sayang sama sahabat lo itu. Kemungkinan kecil kalo lo mengungkapkan perasaan hati lo ke dia, dia tidak akan menjauh dari lo. Tapi kemungkinan besar, Ia akan menjauhi lo karena, apa takut dianya selalu nyakitin hati lo karena curhatnya dia yang selalu tentang doi dia, yang tentu saja akan menyakiti hati lo. Atau, karena emang enggak mau kehilangan sahabatnya itu, dia tetap masih curhat akan doi dia, dan tentunya, meminta saran, atau hanya untuk didengarkan. Jika lo emang cuek orangnya, ini memang akan menguntungkan lo. Biasanya, orang yang cuek memang cocok dalam "misi" seperti ini. Karena, kalau dia cuek, biasanya pemikirannya akan "Ah, biarin aja deh. Yang penting kan perasaan gue ke dia dan dia masih apresiasiin gue karena enggak dijauhin". -_-


Enggak banyak lagi yang bisa gue tulis di post ini. Semoga kalian bisa enjoy apa akan yang saya tulis di sini. Happy writing, and ciao! :D

{ 2 comments... read them below or Comment }

Time of the World

Blogger TemplatesMy Blogger TricksAll Blogger Tricks

Pageviews

Video Bar

Loading...
Powered by Blogger.

- Copyright © Life of a Teenager -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -